Tuesday, August 23, 2016

Melihat Kehidupan Dari Dua Sisi



Dunia ini begitu indahnya tapi diantara seluruh keindahan dunia tidak ada yang menandingi keindahan seorang istri yang sholehah. Itulah yang disebutkan Nabi yang mulia ,
Dunia ini adalah merupakan perhiasan, penuh dengan keindahan dan sebaik-baik perhiasan adalah istri yang sholehah”.Istri yang sholehah adalah istri yang disebutkan Nabi  dalam sabda beliau,
Seorang wanita yang jika dipandang oleh seorang suami, suami terkagum kepada kecantikannya. Apabila diperintahkan suami, sungguh dia akan patuh kepada suaminya. Seorang istri yaitu tatkala suaminya pergi dia menjaga harta suaminya dan dia menjaga anak-anak suaminya. Subhanallah.
Sungguh barang siapa memperoleh istri seperti ini yang terkumpul padanya tiga hal ini, dia telah benar-benar mendapatkan keberuntungan yang haqiqi.
Dan Rasulullah ingatkan kita tentang dunia ini,
“Sungguh dunia ini adalah dunia yang begitu manisnya, begitu hijaunya. Sungguh Allah E menjadikan kalian sebagai penguasa di atasnya. Takutlah kalian kepada Allah. Takutlah kalian dalam fitnah wanita. Sungguh fitnah pertama kali yang terjadi pada Bani Israil yang meluluhlantahkan agama mereka adalah fitnah wanita”

Ketika wanita dapat menjadi perhiasan berharga bagi suaminya, tidak menjadi fitnah bagi manusia. Sungguh alangkah damainya hidup ini. Allah E telah menjadikan istri-istri kita sebagai tempat bagi kita untuk mencurahkan segala macam bentuk perasaan hati kita, ketenangan, ketentraman. Sebagaimana yang Allah inginkan dalam pernikahan.
Allah jadikan diantara kalian ketenangan, ketent raman, kecintaan
Dan ini wallahi tidak akan terdapat, terwujud, terlaksana kecuali tatkala seorang memiliki istri yang sholehah.
Izinkan saya di hadapan anda sekalian untuk membacakan syair yang berkaitan dengan petuah untuk istri-istri yang sholehah tentunya.Sungguhlah indah syari’at agama, turun dari empunya alam semesta.Menjaga wanita sepanjang masa, dari kehinaan menjadi mulia. Masa jahiliyah masa yang suram, tanpa lentera laksana malam. Bayi wanita langsung ditanam, takut bencana datang menghujam.

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan baik dan bijak..